Selasa, 07 Juni 2011

Cyber Public Relations

tugas Mata Kuliah Perkembangan Teknologi Komunikasi 


BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang
Dewasa ini, PR dihadapkan kepada suatu masalah dalam hal penyampaian informasi dan harus menangani berbagi macam fakta yang sebenarnya, terlepas dari apakah fakta itu hitam, atau putih. Perkembangan komunikasi tidak memungkinkan lagi bagi kita untuk menutup-nutupi semua fakta. Oleh karena itu, para personilnya dituntut untuk lebih mampu menjadikan orang-orang lain memahami suatu pesan, demi menjaga reputasi atau citra lembaga yang diwakilinya. Agaknya dalam aspek inilah, PR dapat dipandang sebagi sesuatu yang baru.

Public Relations terkait dengan sekelumit tugas. Di balik menjaga kualitas hubungan yang baik dalam sutu perusahaan, dan selalu mengembangkan citra perusahaan, PR harus selalu memilki ide-ide briliant dalam mengelola aktifitas kehumasan agar selalu menarik. Sebut saja pembuatan press release yang harus dibuat semenarik mungkin dengan tujuan agar dapat menghemat anggaran pemberitaan kegitan kehumasan, sampai dengan acara-acara besar yang  melibatkan banyak warga masyarakat serta perusahaan-perusahaan lain yang menyedot anggaran sangat besar. Untuk itu, menjadi seorang PR yang baik, harus menghasilkan sutau manfaat yang berarti bagi perusahaan, dan efektif apabila ditinjau dari segi biaya. Berikut adalah syarat-syarat menjadi seorang Public Relations yang baik.

Era sosial media telah tiba. Suka tidak suka, mau tak mau, hal ini tentu mempengaruhi cara kerja  praktisi public relations (PR). Banyaknya jejaring sosial itu membuat PR tak lagi hanya berkutat dengan urusan press release yang mengedepankan kaidah bahasa formal. PR mesti dituntut lebih luwes untuk bisa berkomunikasi dengan influencer atau khalayaknya di dunia maya.

Oleh karena itu, adalah cara yang sangat bijaksana dan cerdas untuk mengembangkan Brand suatu perusahaan melalui Cyber Public Relations baik dengan bantuan programmer, maupun melakukan upload sendiri, dan hal ini telah dimungkinkan dengan adanya era Web 2.0 yang membuat interface sebuah program di web semakin mudah untuk diupdate dan dipublish.
I.2. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan penulisan makalah ini adalah guna memenuhi tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah Perkembangan Tekhnologi Komunikasi jurusan Ilmu Komunikasi Hubungan Masyarakat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Isalam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dengan pembahasan khusus tentang Konsep Cyber Public Relations


BAB II
PEMBAHASAN

II.1. Cyber Public Relations
Cyber Public Relations adalah metode atau cara yang timbul seiring berkembangnya era New Media

Seiring dengan mulai bergaungnya era New Media, dan untuk memaksimalkan keberadaannya, maka Cyber Public Relations mulai berkembang sebagai sarana untuk membangun sebuah Brand dan memelihara kepercayaan (trust), pemahaman, citra perusahaan/organisasi kepada public/khalayak dan dapat dilakukan secara one to one communication bersifat interaktif.

Saat ini, audience lebih memilih untuk mencari informasi melalui sarana online, yaitu internet karena sangat mudah dan lebih cepat.

II.2. Fungsi Internet dalam Cyber Public Relations
Banyak kegunaan yang menguntungkan yang bisa didapatkan dari internet dalam semua bidang (bisnis, akademis, pemerintahan, organissasi, dsb.) antara lain :
  1. Informasi yang didapatkan lebih cepat dan murah dengan aplikasi :
    • Email
Adalah salah satu fasilitas yang paling murah dan paling cepat. Email merupakn sebentuk surat elektronik yang dapat sampai pada tujuan dalam hitungan detik.
    • WWW
Adalah aplikasi paling menarik di internet. Karena di dalamnya tidak hanya terdapat teks, namun juga terdapat gambar maupun multimedia. Di dalam aplikas ini kita dapat memesan barang secara on line, mendaftar ataupun mengakses multimedia. Fasilitas ini dijadikan dunia promosi dan eriklanan.
    • News Group
Adalah forum diskusi atau bila digambarkan layaknya seperti suatu tempat dimana terdapat ruangan-runagn diskusi yang terpisah, dan tiap ruangan mempunyai topik diskusi yang berbeda. Di setiap ruangan bisa terdapat lebih dari satu orang yang saling bertukar pikiran. Bisa juga dikatakan semacam Buletin Board.
    • FTP (File transfer Protocol)
Adalah salah satu aplikasi di interet untuk mengambil (down load) dan meletakkan (up load) suatu file di FTP server. Dengan hal ini kita dapat bertukar file dengan cepat.
    • Mailing List
Adalah sebuah forum diskusi di internet denagn menggunakan e-mail. Satu pesan dari seorang anggota akan diterima oleh semua anggota. Misalnya mailing list yang dibuat oleh UNIMS, ITB Mailing List, dsb.
    • Chatting ( yahoo messager)
Adalah layanan percakapan on line yang biasa digunakan para pengguna internet untuk berbicara dengan pengguna lainnya. Untuk bisa menggunakan fasilitas ini biasanya bisa melalui sebuah situs atau dengan meng-instal sebuah aplikasi khusus untuk ber-chat-ria.
  1. Mengurangi biya kertas dan distribusi, contoh :
    • Koran masuk Internet
    • Majalah, brosur, dsb.
  2. Sebagai media promosi, contoh :
    • Image Company
    • Pengenalan, pemesanan produk
  3. Komunikasi interaktif :
    • Email
    • Dukungan pelanggan dengan WWW
    • Video Conferencing
    • Internet Relay Chat
    • Internet Phone
  4. Sebagai alat Research and Development
  5. Pertukaran data


II.3. Kegiatan Public Relations dalam Internet
Dengan fasilitas di atas, Public Relations dapat melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
  1. Mencari data/informasi
Saat ini, seorang Public Relations tidak harus bersusah payah mencari informasi yang dibutuhkan dalam membuat berita, ia tidak perlu berinjak dari tempat duduknya. Cukup saja dengan memanfaatkan fasilitas internet yang ada di kantornya dengan cara membrowsing beberapa website searching.

  1. Publikasi
Kegitan publikasi yang dilakukan Public Relations dalam internet dapat dilakukan dengan jalan mengikuti mailing list yang sesuai dengan target masyarakat tertentu. Banyaklah menuliskan tulisan berupa artikel, press release menegnai perkembnagan kemajuan program-program pemerintah. Dengan begitu, seluruh anggota milis akan kena terpaan publikasi yang telah dilakukan oleh bagian PR. Selain mengikuti mailing list yang sesuai denagn target golongan masyarakat, humas juga harus berkesdinambungan memproduksi e-newsletter kepada member website anda.  Jalan yang paling aman adalah dengan mengirimkan newsletter website anda yang secara sukarela mendaftarkan alamat emailnya untuk dikirimkan informasi.

  1. Menciptakan berita (media relation)
Untuk menjaga hubungan baik dengan wartawan dapat dilakukan melalui email, jika seorang PR mempunyai database alamat email seorang wartawan akan lebih sangat mudah dalam mengirimkan siaran press. Jika anda mempunyai siaran pers yang butuh disampaikan dengan segera, dengan hanya sekali click, maka siaran press anda akan langsung sampaii di meja waratawan. Untuk tetap menjaga hubungan baik, anda bisa menyapa wartawan tersebut lewat email menayakan kabar wartawan tersebut dan kegiatan-kegiatan yang sedang dilakukan. Anda juga dapat melakukan wawancara atau konferensi pers denagn menggunakn Instant Messager seperti Yahoo Messager. Keuntungan melakukan kegiatan media relations dengan internet adalah bila anda sebagai seorang PR sangat memudahkan para kuli tinta tersebut melakukan pekerjaannya. Bayangkan jika mereka harus melakukan wawancara dengan mendatangi kantor anda, akan membuang waktu perjalanan ynag cukup lama. Dengan Instant Messager, hasil wawancara dapat langsung dirangkum dalam bentuk teks.

II.4. Manfaat dalam Menggunakan Cyber Public Relations atau E-PR
 Berikut ini penjelasan singkat dari beberapa manfaat yang dapat diperoleh organisasi bila menerapkan Cyber Public Relations atau EPR :
         Real time, karena aktivitas komunikasi bisa dilakukan dengan cepat
         Komunikasi konstan, karena EPR menggunakan internet dan internet dapat diibaratkan sebagai sekretaris yang tidak pernah tidur selama 24 jam dan dengan potensi target publik seluruh dunia.
         Interaktif, karena penggunaan EPR memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah, karena publik bisa memberikan feedback secara langsung dan cepat.
         No boundaries, karena tidak akan ada batasan komunikasi dalam EPR, sehingga bisa terhubung ke mana saja selama ada jaringan internet.
         Multi media. EPR dapat menyajikan informasi kepada publik dengan menggabungkan berbagai media seperti tulisan (script), gambar (grafis), dan suara (audio), bahkan audiovisual (film, video) dalam satu kesatuan.
         Ekonomis. Komunikasi menggunakan internet untuk menjangkau publik yang luas lebih murah daripada media konvensional.


II.5. Gambar Proses Kegiatan Cyber Public Relations


























Line Callout 2 (Border and Accent Bar): Real Time



Line Callout 2 (Border and Accent Bar): Ekonomis







Line Callout 2 (Border and Accent Bar): Komunikasi
Konstan










Line Callout 2 (Border and Accent Bar): Multimedia




Line Callout 2 (Border and Accent Bar): Interaktif



Striped Right Arrow: Infoirmasi

Rounded Rectangle: Public Relations



Rounded Rectangle: Khalayak/ Publik



Striped Right Arrow: Feedback






























BAB III
KESIMPULAN

Proses pengembangan diri untuk dapat memaksimalkan sebuah proses didalam Cyber PR ada bermacammacam, contohnya dengan mempelajari bagaimana melakukan epublishing yang efektif, membuat berita yang kita buat mudah dicari, bahkan bagaimana cara membuat Online Media Relations untuk memperluas networking kita.

Bila dibandingkan dengan PR konvensional, E-PR nampaknya memiliki peranan yang lebih praktis. PR konvensional nampaknya sangat bergantung pada seorang perantara yang disebut reporter, wartawan, editor dalam menyampakan pesan-peswan korporat untuk ditayangkan di medi cetak guna membangun citra perusahaan. E-PR membuat semunya terkesan praktis dengan hasil yang maksimal, dan membuat pesan dapat langsung mengenai target sasaran, yang dapat dilakukan kapan saja, sekalipun pada saat yang paling genting, dan dari segi biaya E-PR jauh sangat hemat dibandingkan PR konvensional.

Singkatnya, New Media adalah kendaraan yang dapat ditunggangi oleh Cyber PR dan para praktisi PR untuk mencapai tujuan akhir dengan cepat, akurat, dan dengan cara yang mudah.












REFERENSI
1) Definition of New Media (first paragraph), PC Magazine
http://www.pcmag.com/encyclopedia_term/0,2542,t=new+media&i=47936,00.asp#
2) New Media VS Old Media, End Nasution’s WebBlog
http://enda.goblogmedia.com/newmediavsoldmedia.html
3) Definition of New Media (second paragraph), PC Magazine
http://www.pcmag.com/encyclopedia_term/0,2542,t=new+media&i=47936,00.asp#
4) Pengertian Cyber PR, Kamus Komputer dan Tehnologi Informasi
http://www.total.or.id/info.php?kk=cyber%20pr
5) Buku Cyber PR, Bob Julius Onggo
http://bjoconsulting.blogs.com/bjo/2006/05/akom_bina_saran.html
6) PR Online, Ruang Dosen Weblog
http://ruangdosen.

Sabtu, 07 Mei 2011

About Public Relations


BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang
Sering kita berfikir bahwa setiap kali ada sebuah even promosi suatu perusahaan sering diartikan sebagai saran untuk memberikan keuntungan terhadap perusahaan yang mengadakan even tersebut. Namun bila kita senantiasa melihat dalam pespektif Public Relations, bahwasannya kegiatan promosi tersebut tidak hanya sebagai media untuk mendapatkan keuntungan semata, melainkan untuk memperkenalkan suatu produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada khalayak sebagi calon pelanggan atau pelanggan perusahaan itu sendiri. Maka dalam hal ini public relations berperan sebagai pencipta pengertian, pemahaman serta arahan yang lebih baik untuk sebuah tujuan dari perusahaan, individu, atau produk.
Dalam setiap langkah yang dilakukan seorang public relations kali ini tidak semudah apa yang kita pikirkan namun public relation harus bisa lebih kritis dalam memahami sebuah keadaan atau kondisi, sehingga dapat memanfaatkannya. Sebagai contoh, ketika pada masa sekarang masyarakat labih cenderung melihat sesuatu atau melakukan sesuatu lebih instans, seperti pada saat masyarakat menggunakan media internet sebagai media bisnis, media komunikasi, bahkan sebagai media interkasi antar sesama individu dalam msyarakat, masyarakat hanya duduk didepan computer maka segala urusan tentang bisnis, komunikasi, interkasi dan lain-lain dapat diselesaikan dengan mudah. Dengan terjadinya fenomena yang berkembang di masyarakat tentang media internet tersebut maka seorang public relations semestinya lebih bisa beradaptasi dengan keadaan tersebut.
Maka dari ilustrasi diatas dapat diartikan bahwa seorang public relations harus bisa mempromosikan sebuah ide atau gagasannya lebih efektif dan efiesien sebagai realisasi fungsi public relations yang notabene sebagai saran untuk membantu membentuk pendapat masyarakat terhadap tujuan dari sebuah perusahaan, individu, atau produk barang dan jasa

II.2. Maksud dan Tujuan
Maksud penulisan makalah ini guna memenuhi tugas kelompok mata kuliah Perkembangan Teknologi Komunikasi
Adapun tujuan penulsan makalah ini adalah sebagai sarana untuk membuka pemikiran yang lebih luas lagi tentang arti, tujuan dan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan oleh seorang public relations


BAB II
PEMBAHASAN
PUBLIC RELATIONS MEMPROMOSIKAN IDE

Ada tiga cara untuk mendorong seseorang melakukan apa yang kita inginkan yakni dengan kekuasaan, perlindungan, dan persuasive
1.      Kekuasaan adalah melibatkan seseorang yang mempunyai power atau pengaruh yang besar, dapat kita artikan sebagai penguasa hukum, atau dapat diartikan juga sebagai orang yang memerintah untuk melakukan yang kita inginkan
2.      Perlindungan dalam hal ini dapat diartikan perlindungan adalah sebuah istilah untuk meperhalusan tentang penyuapan, jadi bila seseorang melakukan sesuatu yang kita inginkan diiming-imingi dengan bayaran maka seseorang itu akan melakukan apa yang kita inginkan
3.      Persuasif arti sederhannya merupakan pendekatan public relations, namun dalam artian yag luas persuasive dapat diartikan sebagai tindakan untuk mengajak dengan menggunakan argument yang kuat untuk mendorong seseorang melakukan sesuatu yang kita inginkan.
Ketiga cara diatas merupakan cara bagaimana seorang public relations dapat menciptakan pemahaman public terhadap apa yang menjadi tujuan dari perusahaan, individu, atau produk baik berupa barang atau jasa. Dalam pembahasan kali ini public relations dalam menciptakan pemahaman kepada public dengan menggunkana cara yang ketika yaitu dengan persuasive

II.1. Public Relations Membentuk Pendapat Masyarakat
Augustus Caesar merupakan salah satu pemimpin yang mengakui betapa penting PR dalam membbrntuk citranya pada masa Kekaisaran Romawi, yaitu dengan membuat patung dirinya yang dipajangkan dipusat kota Roma, dan membuat gambar pada prangko atau koin uang logam.
Kemudian dalam abad ke – 20 pentingnya public relations kembali mendapatkan perhatiannya yaitu pada saat terjadinya revolusi indrusti dimana para pengusaha menginginkan sebuah pendapatan keuntungan yang lebih besar dalam hasil produksinya, sehingga beranggapan bahwa media pers hanya sebagai media untuk memberitakan hal yang positif pada perusahaanya dengan memberikan iklan pada media tersebut, akan tetapi anggapan tersebut meleset sehingga apa yang diberitak oleh media pers menjadi boomerang bagi perusahaan, karena dengan mengabaikan apa yang menjadi kebutuhan dari karyawan perusahaannya.

II.2. Masalah Utama Public Relations “Declaration of Principle”
Pada tahun 1900 tercetuslah seseorang yang dinamai sebagai bapaknya public relations yaitu ivy Lee  yang memulai karier PR-nya dengan membuka kantor di New York dengan George F. Parker. Lee dan Parker mewakili pengusaha batubara George F. Parker ketika pekerja batubaranya mogok kerja. Seorang mantan wartawan surat kabar, lee, mengeluarkan “declaration of principle” . Deklarasi ini menjadi awal sebuah manifesto untuk perusahaan PR yang muncul dimasa yang akan dating.

II.3. Pemerintah Merekrut Public Relations Profesional
Selama Perang Dunia I, pemerintah AS membentuk Ommite on Public Information yang diselenggarakan oeh mantan wartawan surat kabar George Creel, untuk menghilangkan perbedaan antara propaganda dan publisitas. Creel juga merekrut jurnalis, editor, seniman, dan guru untuk mengumpulkan uang untuk Liberty Bonds dan untuk meningkatkan partisipasi Negara dalam perang.
Pada tahun 1923 Edward L. Bernays menulis buku pertaman tentang PR, yaitu Cryztallizing Public Opinion sehingga dalam hal ini Edward L. Bernays dijuluki sama seperti Ivi Lee yaitu ayah Public Relations.
Untuk mendapatkan dukungan dari rakyat untuk ikut dalam Perang Dunia II, pemerintah federal mencanagkan gerakan PR terbesar dalam sejarah yang beropusat di sekitar Office of War Information (Badan Penerangan Perang Amerika Serikat) yang di pimpin oleh Elmer Davis

II.4. Para Wanita Bergabung dengan Perusahaan Public Relations
Pelopor PR wanita Doris Fleischman memulai kariernya pada tahun 192o yang berkerja secara professional sebagai penasihat PR dan bekerja dengan perusahaan PR suaminya.
Dua sanita lain yang menjadi pelopor PR wanita adalah Leone Baxter dan Anne Williams Weaton. Baxter mendirikan sebuah perusahaan Baxter and Whiteker di San Fransisco dengan suaminya, merupakan PR pertama yang berfokus pada kampanye politik. Pada tahun 1957, Presiden Dwight Eisenhower menunju Anne Eilliam Weaton sebagai sekretaris persnya.

II.5. Profesional Mempromosikan Kode Etik
Majalah Look  memberikan artikel sepuluh halaman kepada Hayworth sebagai pemenang kontes “pakaian terbaik” yang batal dilaksanakan namun Hayworth yang menjadi pemenang kontes tersebut. Dalam artikelnya Look menyebutkan bahwa “ Biro pers, itulah kami yang akan menampilkan segala macam cerita bohongan”, katanya “jurnalis tahu mereka ditipu, tetapi tetap dicetak, karena hasilnya terlihat bagus setelah dicetak”.
Pada tahun 1954 Public Relations Society of America (PRSA) membentuk kode etik pertama, dan memperluas kode tersebut pada tahun 1959 dengan Declaration of Principle.

II.6. Kinerja Public Relations
PR merupakan industri spesialisasi. Ruang lingkup PR yang paling umum adalah
a.      Public Relations Finansial
Orang-orang di Public Relations Finansial adalah orang-orang yang menyediakan informasi kepada wartawan bisnis
b.      Public Relations Produk
PR produk menggunkan teknik PR untuk menjual produk dan jasa. Banyak perusahaan telah belajar bahwa mencari publisitas produk seringkl\ali lebih murah dari pada menggunakan periklanan.
c.       Public Relations Krisis
Istilah public relations crisis terkadang disebut juga komunikasi krisis. Komunikasi krisis tindakan PR yang terukur untuk menanggapi sebuah situasi kritis yang dapat menghancurkan reputasi sebuah perusahaan.

II.7. Public Relations Beradaptasi dengan Internet
“ Ini tugas yang membosankan, tetapi organisasi yang idak memantau aktivitas lalu lintas internet dan Web bisa mendapatkan dirinya dalam masalah serius”. Kata marken
Karena kemampuannya untuk menyampaikan informasi secara cepat dan langsung, internet menawarkan banyak keuntungan bagi perusahaan-perusahaan PR. Untuk menciptakan citra public, perilisan berita, pengumuman produk, dan profil perusahaan dapat dilakukan dan tersedia secara online.

II.8. Public Relations Bergabung dengan Agen Periklanan
Orang-orang PR sering berurusan dengan biro iklan sebagai bagian dari pekerjaannya karena PR sangat berkaitan dengan periklanan. Namun dalam artiannya periklanan merupakan aspek untuk menjual produk. Orang-orang diperiklanan tidak telibat dalam suatu kebijakan dalam perusahaan untuk memutuskan bagaimana menjual produk, citra perusahaan, atau ide. Seorang PR sering memberikan kontribusinya dalam memutuskan kebijakan perusahaan tentang bagaimana akan menghadapi public, pers, dan karyawan sendiri

II.9. Berbagai Usaha Klien Menggunakan Public Relations
Orang-orang PR bekerja untuk beberapa macam klien yaitu :
a.       Pemerintah
Orang-orang PR untuk klien dalam pemerintah adalah mengajarkan para kandidat calon dalam pemilihan umum dan orang pemerintahan tentang bagaimana seharusnya mereka tampil didepan public melalui media.
b.      Pendidikan
Unmiversitas, perguruan tinggi, dan sekolah mempekerjakan orang-orang PR untuk mempromosikan lembaga tersebut dan untuk menangani perhatian pers dari konsekuesi keputusan yang dibuat pendidik.
c.       Organisasi Nirlaba
Organisasi nirlaba adalah rumah sakit, tempat ibadah, museum, dan amal PR untuk organisiasi nirlaba ini membantu mengumpulkan dana bagi badan amal, dan untuk mengumpulkan sumbangan.
d.      Industri
Banyak industry berada dibawah aturan pemerintah, dalam hal ini PR dipekerjakan untuk membuat kerja sama dengan instansi pemerintahan, dan mengharmoniskan hubungan antara keduanya.
e.       Bisnis
Orang-orang yan terlibat dalam bisnis ini sering juga disebut sebagai PR financial, dan ditugaskan untuk bisa berhubungan langsung dengan para ekskutif dalam pembuatan kebijakan mengenai citra perusahaan.
f.       Tim Atletik dan Oraganisai Hiburan
Orang-orang PR dalam tim olah raga sering dipekerjakan sebagai penghubung antara pemain dengan pelatih, pemilik, dan supporter timnya, bahkan terkadang harus berhubngan langsung dengan media pers
Dalam organisasi hiburan PR sering dipekerjakan sebagai media promosi produk hiburan tersebut, sebagai contoh film yang akan segera muncul.
g.       Internasional
Dalam kancah internasional PR dipekerjakan untuk menjadi media kerjasam baik bisnas atau tentang pemerintah antar Negara

II.10. Organisasi Public Relations Menawarkan Banyak Jasa
Tanggung jawab seorang PR adalah :
a.       Menulis
Menulis rilis berita (Press Release), newsletter, artikel majalah, laporan, korespondensi, pidato , dan sebagainya.
b.      Mengedit
Mengedit publikasi khusus, bulletin karyawan, laporan pemegang saham, House Journal.
c.       Hubungan Media dan Penempatan
Menghubungi media berita untuk memberitakan dan mempublikasikan serta menyiarkan berita dan fitur tentang atau berasal dari organisasi terebut. Dan menanggapi komentar atau permintaan dari media berita.
d.      Acara Khusus
Mengatur atau mengadak konfrensi pers, serta even-even yang terkait dengan pembentukan citra positf terhadap organisasi atau perusahaan.
e.       Public Speaking
Menyusun platform bagi orang lain sebelum khalayak datang dengan mengelola biro pembicara
f.       Tugas Produksi
Membuat desain, fotografi, dan tat letak brosur, buklet, laporan, iklan, majalah, rekaman, audio editing dan sebaganya.
g.       Penelitian
Mengumpulkan data untuk membantu oraganisasi dalam merancang program, pemantuan efektivitas program PR.
h.      Pemrograman dan Konseling
Membangun program untuk hubungan public yang efektif dalam perusahaan.
i.        Pelatihan
j.        Manajemen, mengawasi biaya dalam dalam menjalankan program PR

II.11. Publisitas Berarti Sarana Media Gratis
Publisitas adalah penggunaan media yang secara bebas dan tidak terkontrol oleh usaha PR untuk menciptakan acara dan menyampaikan informasi utnuk ditangkap oleh media dan utnk mendapatkan perhatian public. Publisitas bersifat gratis sedangkn iklan dibayar, karena periklanan adalah penggunaan media yang terkontrol karena orang atau perusahaan yang menempatkan iklann mengatur pesan dan di mana ia akan ditampilkan

II. 12. Public Relations Berkembang secara Global
Komunikasi global mengartikan bahwa lembaga PR bekerja secara internasional pada beberapa proyek, dan lembaga-lembaga harus menyesuaikan diri dengan perbedaan budaya yang membawa paparan global. Teknologi bari, khusunya internet memberikan cara-cara baru untuk menyampaiakn pesan-pesan PR. Teknologi satelit telah mempermudah dalam mengakses pengiriman serta efisiesi ldari media cetak, aoudio, dan visual.

Kamis, 02 September 2010

Karinding


Karinding merupakan sebuah warisan budaya akan tetapi tidak hanya dijadikan sebagai warisan bagi anak cucu kita saja, karinding pun harus di jadikan sebuah titipan dari nenek moyang kita terdahulu khususnya bagi masyarakat sunda hal ini sebagai tanggung jawab para generasi penerus agar seni dan budaya sunda tidak punah di tatar pasundan.
Seni karinding ini berasal dari Kampung Citamiang, Desa Pasirmukti, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Sule Nurharismana dari Sekar Komara Sunda, seni tradisional seperti karinding memiliki nilai-nilai edukasi dan harmonisasi. Karinding merupakan alat musik yang terbuat dari pelepah aren . Karinding dimainkan beberapa orang dengan nada berbeda-beda. Seperti halnya angklung, memainkan karinding harus harmonis antarpemain agar suara yang dihasilkan melaras. Makna kehidupan
Saat ini seniman karinding yang senior tinggal dua orang. Upaya regenerasi dilakukan setelah para seniman karinding kerap bermain dalam beberapa kesempatan

RSUD Cicalengka Terhambat Izin


SOREANG, (PRLM).- Operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka masih terhambat akibat belum turunnya izin penyelenggaraan dari Depkes pusat. Rencananya RSUD baru tersebut melayani warga masyarakat di wilayah Bandung timur bahkan masyarakat Kab. Sumedang dan Kab. Garut.
"RSUD Cicalengka dibangun dengan dana APBD selama tiga tahun menghabiskan anggaran Rp 62 miliar terdiri atas bangunan fisik Rp 43 miliar dan peralatan Rp 19 miliar," kata Sekda Kab. Bandung, Ir. H. Sofian Nataprawira, MP, didampingi Kepala Dinkes Kab. Bandung, dr. H. Achmad Kustijadi, M.Epid, di sela-sela gerak jalan wisata di Situ Cileunca, Pangalengan, Selasa (14/4).
Menurut Sofian, untuk mendirikan RS membutuhkan izin prinsip dari Pemkab Bandung dan izin operasional dari Dinkes Jabar dan Depkes pusat. "Kalau izin dari Pemkab Bandung tidak akan masalah, namun izin dari Depkes pusat masih belum turun. Tim dari Depkes yang dipimpin Direktur Pelayanan Medik Spesialistik, dr. M. Akib, Sp.R, pada Senin (13/4) telah meninjau kesiapan RSUD Cicalengka," katanya.
Menurut Achmad Kustijadi, izin dari Depkes pusat akan menentukan status sebuah RS yakni tipe A, B, C, atau D. "Tipe RS berkaitan dengan ketersediaan sarana, tenaga, dan jenis-jenis pelayanannya. Kita harapkan agar RSUD Cicalengka masuk RS tipe C layaknya RSU Soreang dan RSU Ebah Majalaya," katanya menjelaskan.
RSUD Cicalengka memiliki fasilitas lengkap dengan peralatan baru berkapasitas 100 tempat tidur. "Untuk sementara ini baru tersedia sekitar 82 tempat tidur yang nantinya terus dikembangkan. Setelah izin operasional Depkes turun, maka sekitar Juni nanti RSUD Cicalengka akan melayani 1,3 juta warga masyarakat di Bandung bagian timur," katanya. (A-71/A-50)***